Shunan Blogger

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Mei 2017

Jadi Hoax Mirip Pelaku Bom Kampung Melayu, Girsang Lapor Polisi


Rinton Girsang Ershi, 36 tahun, membantah informasi di media sosial yang menyebutkan dirinya mirip salah satu pelaku peledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur yang tewas. Girsang yang tinggal di Pontianak itu telah membuat laporan ke polisi.

Girsang menyatakan nama baiknya telah dicemarkan pihak yang mengedarkan informasi, bahkan dengan menyertakan foto dirinya. "Itu berita hoax," ujar Girsang, saat menjumpai beberapa wartawan di Kota Pontianak, Kamis malam pukul 22.00 WIB, 25 Mei 2017.


Girsang sendiri setelah berhenti dengan hormat dari kepolisian menjadi warga Kota Pontianak, yang beralamat di Siantan Hulu, Pontianak. 

Sebelumnya, Girsang telah membuat laporan polisi terkait berita hoax tersebut. Tak hanya itu, fotonya saat masih menggunakan seragam kepolisian, disandingkan dengan foto pelaku pengeboman itu. "Saya ingin penyebar berita ini ditangkap, karena merugikan nama baik saya dan keluarga saya juga jadi resah," ujarnya. 

Fotonya yang menjadi viral di media sosial, bahkan diketahui dari keluarganya yang berada di Sumatera Utara. Saat itu, dia baru pulang dari ibadah di Gereja. Dia mengharapkan, nama baiknya bisa dipulihkan dengan laporan polisi tersebut. Girsang sendiri memilih menetapkan di Pontianak, setelah menikah dengan gadis setempat pada tahun 2015 lalu. 

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, AKBP Sugeng Hadi, mengatakan telah menerima laporan polisi tersebut. Penyidik Polda Kalbar, akan berupaya mengungkapkan pelaku penyebaran berita hoax tersebut. 

"Masyarakat diimbau untuk tidak begitu saja percaya terhadap berita yang disebarkan di media massa. Teliti terlebih dahulu, sumber-sumber dalam berita tersebut," tambahnya. 



Masyarakat juga diminta tidak ikut menyebarluaskan berita-berita yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Polisi selaku pihak yang bertanggungjawab jawab terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, bekerja untuk kepentingan masyarakat dan tidak mementingkan individu atau sekelompok orang. 

Sebelum peristiwa teror bom di Kampung Melayu, foto Girsang memang pernah viral di media massa. Bahkan salah satu akun gosip pernah mengunggah foto Girsang, beserta kisahnya. Dia saat ini tengah memperjuangkan statusnya sebagai anggota Polri. Girsang berpangkat terakhir Brigadir Polisi. Dia bertugas di Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Girsang diberhentikan dengan hormat oleh kesatuannya karena sakit. 
Share:

Senin, 15 Mei 2017

Dua Wajah Maria Sharapova, Bedanya 180 Derajat


 Maria Sharapova kerap membuat orang pangling saat berada di luar lapangan tenis. Pada wajah petenis asal Rusia itu merona makeup dan menata setiap helai rambutnya sehingga tampil anggun.

Tapi ketika bertanding di lapangan tenis, Maria Sharapova punya aturan sebaliknya. "Aku tidak menggunakan makeup apapun saat bertanding karena aku tak ingin ada makeup yang masuk ke mataku," katanya seperti dikutip Tempo dari Harpers Bazaar. Baca: Kembali dari Hukuman Doping, Sharapova Lolos Perempat Final

Soal tampilan rambut saat bertanding, Maria Sharapova memilih hanya menguncir kuda dan menyematkan beberapa jepit rambut, lalu memakai hair spray. "Jika ada waktu, aku hanya melakukan manicure atau perawatan kuku," ujarnya.

Namun saat tidak bertanding, Maria Sharapova akan memulaskan lipstik berwarna merah muda ke bibirnya agar wajahnya lebih segar. Memakai pensil alis, concealer,dan maskara menjadi satu keharusan. "Aku keramas setiap hari, terutama saat latihan karena kepalaku mudah berkeringat," katanya.
Supaya kulit tetap kinclong, Maria Sharapova mengenyahkan flek hitam pada beberapa bagian tubuhnya akibat berada di bawah sinar matahari saat berlatih, dengan melakukan mikrodemabrasi. Teknik perawatan kecantikan yang memakan waktu 15-30 menit itu bertujuan mengangkat sel kulit mati. Setelahnya, petenis berusia 30 tahun ini mengoleskan tabir surya dosis tinggi, yakni SPF 50.

Soal makan, Maria Sharapova tidak banyak pantangan. Untuk sarapan, dia biasanya melahap roti, keju kambing, ham, dan buah segar. Siang hari dengan sayur dan dada ayam. Jika masih lapar, dia akan minum satu gelas jus sayuran hijau.

Pada malam hari, Maria Sharapova tak ragu melahap makanan yang menjadi pantangan banyak orang sebelum tidur, yakni nasi. "Aku memilih nasi, ikan, dan sayur sebagai menu makan malam," katanya.

Sebagai atlet, porsi olahraga Maria Sharapova cukup padat. Dia berlatih sebanyak 5 sampai 6 kali sepekan dengan pelatih pribadinya, Yukata Nakamura. Jika tidak berolahraga tiga hari saja, otot-ototnya akan mengendur. Baca juga: Doping Sharapova dan Kontroversi Meldonium

Pemanasan dengan berlari di sepanjang tepi pantai, berlatih tenis selama dua jam, bersepeda hingga pilates kerap dilakukan Maria Sharapova di sela-sela padatnya pertandingan. "Saat terasa lelah, aku memilih mandi dengan air hangat bercampur garam dan minyak lavender,” ucapnya.



Share: